Pesantren Kilat SMPN Satu Atap 4 Tubaba: “Tetap Istiqomah Di Tengah Pandemi Corona”
Ramadhan tahun ini 1443 H/ 2022 M, SMPN Satu Atap 4 Tulang Bawang Barat kembali mengadakan pesantren kilat atau pesantren Ramadhan. Walaupun Ramadhan tahun ini masih harus bersama-sama dengan Corona, namun tidak menyurutkan niat siswa-siswi dan dewan guru SMPN Satu Atap 4 Tulang Bawang Barat untuk mengadakan pesantren kilat.
Kegiatan pesantren kilat di sekolah memberikan nuansa pesantren di lingkungan sekolah. Nuansa pesantren menerapkan lingkungan religius di lingkungan sekolah bertujuan agar para siswa bisa meningkatkan kemampuan pengetahuan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan untuk membangun karakter peserta didik menjadi karakter yang baik serta soleh dan solehah. Kepala SMPN Satu Atap 4 Tulang Bawang Barat, Ibu Tri Suwarni, S.Pd.I., memberi pesan dan harapan kepada para peserta pesantren kilat agar bisa memanfaatkan bulan penuh kemuliaan dengan lebih giat beribadah kepada Allah.


Siswa dan siswi sangat antuisas mengikuti pesantren kilat yang dilaksanakan selama 3 hari, dimulai pada 6 April sampai 8 April 2022. Dengan tema “Tetap Istiqomah Di Tengah Pandemi Corona”, mempunyai tujuan dan harapan agar kita di tengah pandemi yang belum usai untuk tetap istiqomah. Dengan segala problematika saat pandemi tentu saja membuat kita lelah. Kesulitan ekonomi, terinfeksi Covid-19, tidak bisa berkunjung ke sanak saudara, malas belajar karena daring dan sebagainya seyogyanya itu semua melatih kesabaraan kita kepada Allah SWT. Bukankah virus Corona juga merupakan ciptaan Allah? Sehingga jelaslah bahwa pandemi yang sedang melanda dunia saat ini adalah ujian dari Allah SWT. Allah SWT yang maha bijaksana hendak menguji hamba-hambanya, siapakah di antara mereka yang tetap istiqomah dalam menjalankan segala perintah Allah dan istiqomah dalam menjauhi segala perbuatan-perbuatan keji, yang dapat merusak agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Kesulitan yang kita hadapi saat pandemi mudah-mudahan menjadi penghapus dosa-dosa kita sebelumnya, seperti dalam hadist riwayat Bukhari No.5641 dan Mukmin No.2573 “Tidaklah sesuatu yang menimpa seorang Muslim, baik itu penyakit biasa maupun penyakit menahun, kegundahan dan kesedihan, atau hanya duri yang menusuknya, kecuali Allah akan menghapus semua kesalahannya dengan semua penderitaan yang telah ia alami”.
Mari bersama-sama di dalam bulan yang penuh berkah ini kita memohon kepada Allah SWT untuk diberikan kesabaran yang lebih, diberikan kekuatan, dijaga aqidahnya, diistiqomahkan untuk tetap dijalan-Nya, semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang beruntung. Aamiin ya rabbal ‘alamin.
Foto: Arsip SMPN Satu Atap 4 Tulang Bawang Barat
